<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Misteri Islamisasi Jawa</title>
	<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:46:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: moelyono</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-287</link>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2006 03:58:11 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-287</guid>
					<description>Paparan yang disampaikan Prof. Hasanu Simon sangat menarik dan dapat menambah wawasan kususnya yang berhubungan dengan keislaman dan agama kejawen. Tapi pada bagian kejanggalan2 nomor 4 kalimat terakhir, tertulis &quot;Ini hanya terjadi di dunia pewayangan yang latar belakang agamanya Hindu (Mahabarata) dan Budha (Ramayana)&quot; juga tertulis sangat janggal, karena cerita Mahabarata maupun Ramayana itu ada dalam agama Hindu. Hal ini tampak jelas pada relief candi Prambanan tepatnya candi Syiwa dan Wisnu yang merupakan candi Hindu. Silakan dicek ulang...!</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Paparan yang disampaikan Prof. Hasanu Simon sangat menarik dan dapat menambah wawasan kususnya yang berhubungan dengan keislaman dan agama kejawen. Tapi pada bagian kejanggalan2 nomor 4 kalimat terakhir, tertulis &#8220;Ini hanya terjadi di dunia pewayangan yang latar belakang agamanya Hindu (Mahabarata) dan Budha (Ramayana)&#8221; juga tertulis sangat janggal, karena cerita Mahabarata maupun Ramayana itu ada dalam agama Hindu. Hal ini tampak jelas pada relief candi Prambanan tepatnya candi Syiwa dan Wisnu yang merupakan candi Hindu. Silakan dicek ulang&#8230;!
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: robbi sofwan amin</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-275</link>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2005 10:41:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-275</guid>
					<description>saya pernah tahu tapi saya lupa// itu yang dialami negeri kita// kita bisa merdeka kalau kita mau belajar apa yang dulu kita pernah tahu,...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya pernah tahu tapi saya lupa// itu yang dialami negeri kita// kita bisa merdeka kalau kita mau belajar apa yang dulu kita pernah tahu,&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Hendra</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-273</link>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2005 04:13:18 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-273</guid>
					<description>Bagaimana cara kontak dengan Prof. Hasanu Simon ?
Apakah ada email beliau ?
Sangat menarik analisa beliau mengenai mitos Syech Siti Jenar dan Sunan Kali Jogo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Bagaimana cara kontak dengan Prof. Hasanu Simon ?<br />
Apakah ada email beliau ?<br />
Sangat menarik analisa beliau mengenai mitos Syech Siti Jenar dan Sunan Kali Jogo.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: IRAWAN</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-268</link>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2005 04:38:30 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-268</guid>
					<description>Pada dasarnya semua dikembalikan ke hati kita masing masing siapa kita dan harus bagaimana kita Sebagai Hamba Alloh,menurut saya syekh siti jenar merupakan wujud penjabaran keimanan seseorang yang sudah mencapai tingkat sufi..Sehingga menurut wali9 berbahaya pada orang yang masih awam Islam....karena pada masa itu merupakan peralihan dr hindu ke Islam....dan ajaran syekh siti jenar tidak ada tawar menawar mengenai hakekat keTuhanan...DIA ADALAH SEGALANYA...TUHAN YANG MAHA ESA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Pada dasarnya semua dikembalikan ke hati kita masing masing siapa kita dan harus bagaimana kita Sebagai Hamba Alloh,menurut saya syekh siti jenar merupakan wujud penjabaran keimanan seseorang yang sudah mencapai tingkat sufi..Sehingga menurut wali9 berbahaya pada orang yang masih awam Islam&#8230;.karena pada masa itu merupakan peralihan dr hindu ke Islam&#8230;.dan ajaran syekh siti jenar tidak ada tawar menawar mengenai hakekat keTuhanan&#8230;DIA ADALAH SEGALANYA&#8230;TUHAN YANG MAHA ESA.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: anom t</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-258</link>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2005 11:35:35 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-258</guid>
					<description>bahasan anda sangat menarik. kepercayaan saya bahwa sejarah memang ajang kepentingan politik mendapat bantuan pencerahan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>bahasan anda sangat menarik. kepercayaan saya bahwa sejarah memang ajang kepentingan politik mendapat bantuan pencerahan.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Ucok Lubis</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-255</link>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2005 04:47:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-255</guid>
					<description>Assalamu’alaikum Wr Wb

Mungkin ada betulnya juga analisa yang anda sampaikan....bahwa syekh siti jenar itu hanya tokoh rekaan saja.... menurut saya tetap ada hal pokok yang bisa dipetik dari ajaran syekh siti jenar, bahwa kita semua berasal dan akan kembali kepada ALLAH, segala pertentangan apapun pada akhirnya akan kita serahkan juga kepada NYA... jadi jawaban semua pertanyaan itu ialah.... HANYA ALLAH YANG MAHA TAHU... kita semua berserah kepadanya akan segala hal...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu’alaikum Wr Wb</p>
	<p>Mungkin ada betulnya juga analisa yang anda sampaikan&#8230;.bahwa syekh siti jenar itu hanya tokoh rekaan saja&#8230;. menurut saya tetap ada hal pokok yang bisa dipetik dari ajaran syekh siti jenar, bahwa kita semua berasal dan akan kembali kepada ALLAH, segala pertentangan apapun pada akhirnya akan kita serahkan juga kepada NYA&#8230; jadi jawaban semua pertanyaan itu ialah&#8230;. HANYA ALLAH YANG MAHA TAHU&#8230; kita semua berserah kepadanya akan segala hal&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: nur hasyim as'ari</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-252</link>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2005 03:33:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-252</guid>
					<description>alhamdulillah, menambah kepahaman saya akan walisongo, mungkin ada saudara yang bisa menjelaskan mengenai fenomena budaya di kalangan orang jawa ttg ruwatan, upacara besih deso, merawat ari2, konsep kakang kawah, adi ari-ari....(saya lupa kelanjutannya), dimana hal itu tentunya tidak lepas dari filosofinya orang jawa (setiap aktivitas tsb memiliki ma'na yang mendalam dan bahkan kalo direnungkan seolah jauh dari anggapan kebanyakan orang yang menganggap itu syirik)
syukron katsiron bagi siapa saja yang memberikan bantuannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>alhamdulillah, menambah kepahaman saya akan walisongo, mungkin ada saudara yang bisa menjelaskan mengenai fenomena budaya di kalangan orang jawa ttg ruwatan, upacara besih deso, merawat ari2, konsep kakang kawah, adi ari-ari&#8230;.(saya lupa kelanjutannya), dimana hal itu tentunya tidak lepas dari filosofinya orang jawa (setiap aktivitas tsb memiliki ma&#8217;na yang mendalam dan bahkan kalo direnungkan seolah jauh dari anggapan kebanyakan orang yang menganggap itu syirik)<br />
syukron katsiron bagi siapa saja yang memberikan bantuannya
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: uun</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-248</link>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2005 13:24:39 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-248</guid>
					<description>berjuanglah Di Jalan kalian masing-masing...
laa ilaa ha'illallah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>berjuanglah Di Jalan kalian masing-masing&#8230;<br />
laa ilaa ha&#8217;illallah&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: FENTY</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-244</link>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2005 04:40:40 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-244</guid>
					<description>Alhamdulillah, keraguan saya tentang hal2 mistik walisongo sedikit terjawab. saya adalah orang yang paling tidak percaya dengan cerita mistik di balik walisongo. karena Rasulullah yang ma'shum saja tidak pernah memiliki karomah yang sulit dicerna nalar. saya tunggu hasil penelitian yang lebih akurat tentang walisongo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Alhamdulillah, keraguan saya tentang hal2 mistik walisongo sedikit terjawab. saya adalah orang yang paling tidak percaya dengan cerita mistik di balik walisongo. karena Rasulullah yang ma&#8217;shum saja tidak pernah memiliki karomah yang sulit dicerna nalar. saya tunggu hasil penelitian yang lebih akurat tentang walisongo.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Muhammad</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-217</link>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2005 11:02:25 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-217</guid>
					<description>Assalamu'alaikum Wr Wb,

Saya termasuk yang tidak setuju dengan ajaran apapun yang akhirnya percaya zat Tuhan masuk kedalam dirinya, apalagi akhirnya dirinya menyatu dengan zat Tuhan. Saya punya fakta-fakta untuk analisis lebih jauh darimana pangkal (hulu) penyesesatan dalam banyak agama dan kepercayaan.

Sayang tidak ada link untuk langsung mengontak pembuat tulisan serta komentatornya. Jika mungkin, saya ingin di hubungi atau berdiskusi secara pribadi dengan saudara-saudara:

- penulis (tepatnya pengepost tulisan)
- Hendri Syahrial — April 2, 2005 @ 12:20 pm
- paimin — April 19, 2005 @ 11:33 am
- acang — August 14, 2005 @ 8:19 am
- ferry linggarjati — September 7, 2005 @ 4:27 pm
- Vulture — September 9, 2005 @ 3:24 am
- Ali, SAB. — September 13, 2005 @ 8:20 am

Jika memungkinkan, mohon saya dikontak secara pribadi.

Salam
Muhammad

&lt;strong&gt;Tumpah :&lt;/strong&gt;
&lt;em&gt;Waalaikum salam, terimakasih atas tanggapan bapak... 
jika bapak mempunyai data-data dan fakta yang valid berkaitan dengan permasalahan ini, bapak dapat mengirimkannya ke e-mail saya : banghen@gmail.com atau langsung melalui komentar ini. terimakasih....&lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr Wb,</p>
	<p>Saya termasuk yang tidak setuju dengan ajaran apapun yang akhirnya percaya zat Tuhan masuk kedalam dirinya, apalagi akhirnya dirinya menyatu dengan zat Tuhan. Saya punya fakta-fakta untuk analisis lebih jauh darimana pangkal (hulu) penyesesatan dalam banyak agama dan kepercayaan.</p>
	<p>Sayang tidak ada link untuk langsung mengontak pembuat tulisan serta komentatornya. Jika mungkin, saya ingin di hubungi atau berdiskusi secara pribadi dengan saudara-saudara:</p>
	<p>- penulis (tepatnya pengepost tulisan)<br />
- Hendri Syahrial — April 2, 2005 @ 12:20 pm<br />
- paimin — April 19, 2005 @ 11:33 am<br />
- acang — August 14, 2005 @ 8:19 am<br />
- ferry linggarjati — September 7, 2005 @ 4:27 pm<br />
- Vulture — September 9, 2005 @ 3:24 am<br />
- Ali, SAB. — September 13, 2005 @ 8:20 am</p>
	<p>Jika memungkinkan, mohon saya dikontak secara pribadi.</p>
	<p>Salam<br />
Muhammad</p>
	<p><strong>Tumpah :</strong><br />
<em>Waalaikum salam, terimakasih atas tanggapan bapak&#8230;<br />
jika bapak mempunyai data-data dan fakta yang valid berkaitan dengan permasalahan ini, bapak dapat mengirimkannya ke e-mail saya : <a href="mailto:banghen@gmail.com">banghen@gmail.com</a> atau langsung melalui komentar ini. terimakasih&#8230;.</em>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Ali, SAB.</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-209</link>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2005 08:20:03 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-209</guid>
					<description>Salam sejahtera untyuk Prof. Hasanu Simon.
Saya adalah guru agama Buddha. Saya tertarik dengan penejlasan anda yang terlihat cukup analisis dan mengacu kepada realita. Namun apakah pengetahuan anda ini dapat dipertanggung jawabkan? Karena anda akan terbentur oleh sejarah tanah jawa!! Cukup sampai disini dulu nanti saya sambung lagi.

&lt;strong&gt;Tumpah :&lt;/strong&gt;
&lt;em&gt;Ma'af, mungkin bapak bisa memberikan penjelasan yang panjang lebar mengenai pendapat bapak tersebut, terimakasih... :)&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Salam sejahtera untyuk Prof. Hasanu Simon.<br />
Saya adalah guru agama Buddha. Saya tertarik dengan penejlasan anda yang terlihat cukup analisis dan mengacu kepada realita. Namun apakah pengetahuan anda ini dapat dipertanggung jawabkan? Karena anda akan terbentur oleh sejarah tanah jawa!! Cukup sampai disini dulu nanti saya sambung lagi.</p>
	<p><strong>Tumpah :</strong><br />
<em>Ma&#8217;af, mungkin bapak bisa memberikan penjelasan yang panjang lebar mengenai pendapat bapak tersebut, terimakasih&#8230; <img src='http://tumpah.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Vulture</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-208</link>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2005 03:24:28 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-208</guid>
					<description>Alhamdullillah..
Saya memang bukan orang Islam yang taat...masih banyak &quot;bolongnya&quot; (shalat, puasa, zakat, dll)..tp saya bisa merasa bahwa islam di jawa ada beda dengan Islam yg saya tahu(tidak banyak yg saya tahu memang dan itu bertentangan dengan hati nurani saya, saya adalah orang jawa). Dengan tulisan tersebut saya semakin jelas, terima kasih. Untuk ajaran sesat syekh siti jenar, di daerah saya banyak pengikutnya, dan salah seorang keluarga saya adalah 'korbannya'.
Alhamdulillah... dia(anggota keluarga saya) sudah jauh dari ajaran tersebut(masih setahu saya), tetapi efek yg ditimbulkan dari ajaran tersebut saya merusak dan mengganggu anggota keluarga saya yang lain...
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Alhamdullillah..<br />
Saya memang bukan orang Islam yang taat&#8230;masih banyak &#8220;bolongnya&#8221; (shalat, puasa, zakat, dll)..tp saya bisa merasa bahwa islam di jawa ada beda dengan Islam yg saya tahu(tidak banyak yg saya tahu memang dan itu bertentangan dengan hati nurani saya, saya adalah orang jawa). Dengan tulisan tersebut saya semakin jelas, terima kasih. Untuk ajaran sesat syekh siti jenar, di daerah saya banyak pengikutnya, dan salah seorang keluarga saya adalah &#8216;korbannya&#8217;.<br />
Alhamdulillah&#8230; dia(anggota keluarga saya) sudah jauh dari ajaran tersebut(masih setahu saya), tetapi efek yg ditimbulkan dari ajaran tersebut saya merusak dan mengganggu anggota keluarga saya yang lain&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ferry linggarjati</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-206</link>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2005 16:27:43 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-206</guid>
					<description>Saya punya pertanyaan agak nakal, siapa sebenarnya yang berhak menuliskan sejarah?Setiap masa memiliki sejarah dan pencatat (penulis) sejarah yang saya yakin sangat subjektif dan berpihak. Amerika rajin membuat film untuk menjustifikasi segala tindakan dan menutupi keborokan sehingga lebih mudah mencapai tujuan ambisius mereka untuk menguasai dunia.Lihat misalnya film Rambo, padahal amerika jelas2 kalah di vietnam.Sosok Rambo adalah pahlawan yang bisa memperbaiki nama amerika saat perang vietnam.So, pertanyaannya adalah:Sejarah apa, siapa penulisnya, tujuan penulisannya,kenapa sampai bertentangan,dan lebih jauh lagi siapa yang bisa menilai bahwa sebuah cerita sejarah adalah shahih? Maaf, kecuali Al Quran dan sunnah,karena Allah sendiri yang menjaga. Tapi itupun tetap harus benar cara penelusurannya.Salam,semoga tetap semangat berjuang menegakkan izzatul islam dengan ikhlas. Selamat berkarya kawan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Saya punya pertanyaan agak nakal, siapa sebenarnya yang berhak menuliskan sejarah?Setiap masa memiliki sejarah dan pencatat (penulis) sejarah yang saya yakin sangat subjektif dan berpihak. Amerika rajin membuat film untuk menjustifikasi segala tindakan dan menutupi keborokan sehingga lebih mudah mencapai tujuan ambisius mereka untuk menguasai dunia.Lihat misalnya film Rambo, padahal amerika jelas2 kalah di vietnam.Sosok Rambo adalah pahlawan yang bisa memperbaiki nama amerika saat perang vietnam.So, pertanyaannya adalah:Sejarah apa, siapa penulisnya, tujuan penulisannya,kenapa sampai bertentangan,dan lebih jauh lagi siapa yang bisa menilai bahwa sebuah cerita sejarah adalah shahih? Maaf, kecuali Al Quran dan sunnah,karena Allah sendiri yang menjaga. Tapi itupun tetap harus benar cara penelusurannya.Salam,semoga tetap semangat berjuang menegakkan izzatul islam dengan ikhlas. Selamat berkarya kawan..
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: acang</title>
		<link>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-166</link>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2005 08:19:49 +0100</pubDate>
		<guid>http://tumpah.blogsome.com/2005/02/12/misteri-islamisasi-jawa/#comment-166</guid>
					<description>cukup menarik paparannya ...
memang setiap kisah (utamanya WaliSongo) yg berkembang di masyarakat adalah cerita lisan turun temurun yang kemungkinan disusupi oleh mistis dan dongeng. Upaya meluruskan sejarah berdasar fakta dan bukti yang ada adalah sebuah keharusan untuk menjawab hal ini. Khusus untuk Syekh Siti Jenar ini, hasil penelitian oleh Agus Sunyoto telah dituliskan dalam bentuk novel 7 jilid disertai dengan daftar pustaka. Kalau memang ghirah meluruskan sejarah, ada baiknya juga mengkaji buku (ingat: ditulis dlm bentuk novel) beliau. Mas Agus Sunyoto juga telah mengeluarkan sebuah buku tentang Sunan Ampel yang &quot;membuktikan&quot; bahwa Sunan Ampel bukan tokoh agama (dalam artian memiliki Pondok pesantren dan sejenisnya), akan tetapi seorang Raja Surabaya, dan ini sudah diseminarkan dalam Haul Akbar Sunan Ampel kemarin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>cukup menarik paparannya &#8230;<br />
memang setiap kisah (utamanya WaliSongo) yg berkembang di masyarakat adalah cerita lisan turun temurun yang kemungkinan disusupi oleh mistis dan dongeng. Upaya meluruskan sejarah berdasar fakta dan bukti yang ada adalah sebuah keharusan untuk menjawab hal ini. Khusus untuk Syekh Siti Jenar ini, hasil penelitian oleh Agus Sunyoto telah dituliskan dalam bentuk novel 7 jilid disertai dengan daftar pustaka. Kalau memang ghirah meluruskan sejarah, ada baiknya juga mengkaji buku (ingat: ditulis dlm bentuk novel) beliau. Mas Agus Sunyoto juga telah mengeluarkan sebuah buku tentang Sunan Ampel yang &#8220;membuktikan&#8221; bahwa Sunan Ampel bukan tokoh agama (dalam artian memiliki Pondok pesantren dan sejenisnya), akan tetapi seorang Raja Surabaya, dan ini sudah diseminarkan dalam Haul Akbar Sunan Ampel kemarin.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
